MEMBUNUH RASA KECINTAAN MEMILIKI

Apa yang ada di benak Sahabat setiap datang hari raya I’dul Adha ?
Pasti jawabnya berbeda-beda… Mungkin ada yang menjawab sholat I’ed di pagi hari dengan pakaian yang terbaik… Mungkin juga ada terlintas dalam benak hidangan olahan daging hewan qurban mulai dari sate, gulai, sop sampai di buat empal agar bisa dinikmati di lain hari…
Sahabat Pemulia Yatim & Dhu’afa Al Furqon yang di Rahmati oleh Allah SWT…
Dalam satu tahun Ummat Muslim memiliki dua Hari Raya yaitu I’dul Fithri dan I’dul Adha… Dimana kedua hari raya ini memiliki makna, filosofi dan edukasi yang berbeda… Berbicara tentang I’dul Adha yang selalu di peringati setiap tgl 10 Dzulhijah tentunya tidak terlepas dari sosok figur seorang nabi Ibrahim dan nabi Ismail… Yaa karena I’dul Adha adalah klimaks dari sebuah perjalanan panjang ujian dari Allah SWT kepada nabi Ibrahim dan anak nya nabi Ismail… Lantas bagaimana kita sebagai Ummat Muslim memaknai I’dul Adha yang begitu banyak mensiratkan filosofi dan edukasi kepada umat manusia…
Sahabat Pemulia Yatim & Dhu’afa Al Furqon yang di Muliakan oleh Allah SWT…
Ajaran agama Islam tidak melarang ummatnya untuk hidup penuh dengan kemewahan memiliki banyak harta dan materi…
Justru sebalik nya, Islam mendidik ummat nya agar mengerahkan segala kemampuan yang dimiliki dalam dirinya, baik tenaga, pikiran, mental, ilmu dan wawasan dalam berusaha dan berikhtiar mencari rezeki di muka bumi ini seluas luas nya, untuk bisa bertahan hidup dan mengembangkan diri yang di iringi dengan do’a agar senantiasa rezeki yang di dapati adalah halal… Maka sudah menjadi kenyataan bahwa hari ini manusia tenggelam dalam kesibukan mencari rezeki, berlomba lomba untuk meraih keberhasilan dan kesuksesan hidup…
QS : Ar Ra’d (13/26) :

Allah meluaskan rezeki dan menyempitkan nya bagi siapa yang Dia kehendaki. Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan di dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat hanyalah kesenangan yang sedikit …
Sahabat Pemulia Yatim & Dhu’afa Al Furqon yang di Kasihi oleh Allah SWT…
Nabi Ibrahim tidak meminta kepada Allah harta, tahta atau kehidupan mewah dengan bergelimangan materi seperti yang di gandrungi oleh kebanyakan manusia… Seorang Ibrahim hanya memohon dan berdo’a kepada Allah agar ia di karuniai seorang anak…
QS : Ash Shaaffaat (37/100, 101) :

Ya Tuhan ku, anugrahkanlah kepada ku (seorang anak) yang termasuk orang orang yang shalih (100). Maka Kami beri dia khabar gembira dengan anak yang amat sabar (101)
Permohonan dan do’a nabi Ibrahim pun di kabulkan oleh Allah di saat usia beliau telah 86 tahun… Ismail kecil yang telah lama di tunggu dan di idam idamkan pun tumbuh besar dengan penuh cinta dan kasih sayang dari Ibrahim dan istri nya Siti Hajar… Semua bentuk perhatian pun tercurah kepada sang buah hati…
Namun betapa terkejut nya nabi Ibrahim, di saat Ismail baru mau beranjak remaja, nabi Ibrahim mendapatkan wahyu dari Allah lewat mimpinya agar menyembelih anak satu satunya yang telah lama ia nanti nanti dan yang sangat ia cintai…
Dengan hati penuh kesedihan nabi Ibrahim pun menyampaikan mimpinya kepada Ismail untuk di mintai pendapat dan jawaban seorang Ismail :
QS Ash Shaaffaat (37/102) :

Ia menjawab : “Hai bapak ku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepada mu, insya Allah kamu akan mendapati ku termasuk orang orang yang sabar
Allah telah menguji nabi Ibrahim dan Ismail dengan ujian yang sangat berat…
QS Ash Shaaffaat (37/106, 107) :

Sesungguhnya ini adalah benar benar ujian yang nyata (106), Dan Kami menebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar (107)
Setelah nyata Ketaatan dan Kesabaran nabi Ibrahim dan Ismail maka Allah melarang untuk menyembelih Ismail, untuk melanjutkan qurban Allah menggantinya dengan seekor sembelihan domba yang besar… Allah tidak menyuruh nabi Ibrahim untuk membunuh Ismail… Yang di minta oleh Allah kepada Ibrahim adalah membunuh “rasa kecintaan memiliki ” Ismail… Karena hakikat nya semua adalah milik Allah…
Sahabat Pemulia Yatim & Dhu’afa Al Furqon yang Rahmati oleh Allah SWT…
Membunuh Rasa Kecintaan Memiliki
adalah mendidik manusia agar tetap lebih mengutamakan ketaatan kepada Allah SWT walau harus mengorbankan segala sesuatu yang sangat amat kita cintai sebagai bentuk tidak mensekutukan (menduakan) Allah dengan apapun…
Membunuh Rasa Kecintaan Memiliki
adalah ikhtiar kuat seorang manusia dalam menahan diri dari sikap riya, sombong, serakah, kufur, takabur dan sifat dasar manusia yang selalu merasa kurang…
Membunuh Rasa Kecintaan Memiliki
adalah sebuah pakem kontrol untuk manusia agar selalu ingat bahwa semua hasil yang telah di usahakan dan segala sesuatu yang di cintai dan di gandrungi tidak akan pernah bisa di miliki selamanya…
Sampai pada akhirnya terpatri sebuah keyakinan yang kuat dalam diri, berdasar keteladanan nabi Ibrahim bahwa semua yang kita miliki dengan penuh rasa sayang dan cinta sejatinya adalah ujian dan titipan (amanah)… Titipan yang akan tiba saat nya di minta kembali dengan pertanggung jawaban oleh Yang Maha Menitipkan…
QS At Taubah (9/24) :

Katakanlah, “Jika bapak bapak mu, anak anak mu, saudara saudara mu, istri istri mu, kaum keluarga mu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugian nya dan rumah rumah tempat tinggal yang kamu sukai adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul Nya dan (dari) berjihad di jalan Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan Nya”. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang orang fasik…
Lalu bagaimana kaitan nya dengan seekor domba?
Allah memilih domba sebagai pengganti Ismail karena domba adalah binatang yang tidak sulit untuk di ternak dan di kembang biak kan oleh manusia, yang bila di sembelih dalam jumlah besar setiap tahun tetap tidak akan mengalami kepunahan… Domba dipilih sebagai hewan qurban karena harga seekor domba terjangkau untuk semua kalangan…
Ayo Sahabat…
Kita persiapkan mulai hari ini untuk bisa ikut berqurban dengan qurban yang terbaik di masa hadapan…
Kami atas nama Pengurus dan seluruh Santri Binaan RPTQ Al Furqon – YACIKU senantiasa berdo’a kepada Allah SWT agar semua Donatur Pemerhati dan Pemulia Yatim & Dhu’afa Al Furqon dapat meneladani Ketaatan, Keikhlasan dan Kesabaran nabi Ibrahim dan nabi Ismail… Serta dilapangkan rezeki nya oleh Allah agar dapat berqurban setiap tahunnya… Amin Ya Rabbal alamin…
Berqurban… Yaa di YACIKU saja…
Ied Al Adha Mubarak RPTQ Al Furqon - YACIKU Jumat, 10 Dzulhijah 1441 H / 31 Juli 2020 Kamal Anshori
